Minggu, 11 Desember 2016

Galau


Dok pribadi



Tulisan baik itu seperti apa ? Yang tau menempatkan titik dan koma ? Yang harus tau dimana diksi diletakkan ?
Kenapa jadi banyak pertanyaan di awal tulisan ya, tapi memang ini yang menjadi sumber kegalauan akhir-akhir ini, sebagai penulis pemula aku kerap diberi masukan berupa kritik dan saran oleh teman dan senior kampus, yang kemudian menghidupkan kembali semangat menulis yang sempat dicabut malaikat Izrail. Menulis kadang tergantung situasi dan kondisi kira-kira seperti ini :

Semangat menulis - tidak ada ide
Ada ide - lupa - tidak jadi menulis
Ada ide -tidak lupa - listrik padam (gelap sudah dunia)

Aku belajar menulis mulai dari nol besar, dari sekedar menulis buku diary , menulis status facebook hingga di bangku kuliah mulai menggiatkan blog itupun sekedar curhat perihal asmara  tapi seiring waktu, aku menemukan orang-orang dengan pemikiran yang tidak melulu menganalisa masalah asmara, hingga aku mulai berani menuangkan suara-suara yang selama ini hanya luntang-lantung di dalam pikiran. 

Namun masalahya kembali ke awal paragraf tulisan ini, aku masih sangat galau dan bimbang bagaimana menentukan gaya penulisan, jika menggunakan gaya penulisan yang terlalu ilmiah, bisa-bisa tulisan ini dikira makalah ilmiah yang nanti bakal di copas ( Coppy Paste ) oleh mahasiswa dengan rumus Ctrl  C kemudian Ctrl V . Jujur saja, aku lebih suka menggunakan bahasa yang santai dan ngelantur cenderung ringan sehingga mama dan teman - temannya di pasar memahami apa yang aku tulis, namun jika itu diterapkan pasti akan ada teguran

" Anak kuliahan kok tulisannya ndak tau EYD " 

Di lain sisi  

" Nduk, mas ndak ngerti ini maksud tulisan kamu, bahasanya terlalu tinggi "

Terus aku kudu piye ? Sebaiknya dari segala kegalauan ini aku harus menyepi, membaca lebih banyak buku untuk referensi bagaimana caranya menulis agar ibu-ibu di pasar tidak perlu membuka Google translate untuk menerjemahkan bahasa yang tidak mereka mengerti, dan agar teman-teman mahasiswa tetap memahami dan menikmati.

Percakapan Obrolan Berakhir

Senin, 14 November 2016

Pindah

internet




Pernah Pindah ? 
kemana ? kenapa ?  

" Put aku mau Pindah "
" Kak Minggu depan adek pindah " 

Perpindahan memang sedikit sentimental, pindah berarti akan ada sesuatu yang ditinggalkan, menimbulkan perubahan .

Aku selalu sedih jika ada seseorang mengatakan padaku jika dia tidak lagi menempati tempat yang kini ia tinggali,untuk diriku sendiri aku juga selalu galau jika akan meninggalkan tempat yang sudah familiar buatku. Kalau kata orang Batak " Ah.. yang cengengan nya kau ini " 
jelas aku sedih, aku memiliki ikatan emosional dengan orang, tempat atau kebendaan yang akan ditinggalkan, jejak-jejak perubahan sudah mulai terlihat. seperti perasaaan asing yang datang pasca ditinggalkan.

Dalam perspektif Islam dibahasakan dengan Hijrah , dewasa ini hijrah identik dengan perubahan akhlak, prilaku para peserta hijrah buru-buru mengepak kardus mereka bersiap-siap pergi dari kebiasaan yang sudah lagi tidak relevan untuk ditinggali. Mereka berkonversi melawan konflik batin, bagi sebagian individu memang melelahkan, tapi atas nama keTuhanan, kini sebuah kardus sudah terikat rapi berisi atribut yang dianggap membawa mudharat sudah siap ditenggelamkan dan kembali berlayar.

Kembali ke Bumi, sebuah planet dalam gugusan Bimasakti yang katanya sebentar lagi Kiamat, lihat saja, sudah banyak tanda-tandanya atau jika kamu bukan seorang muslim kita gunakan logika sajalah, es di Kutub Utara sudah melakukan "diet" bobot es dari tahun ke tahun makin singset. kebanyakan wanita menginginkan tubuh yang langsing, dan kalau Kutub Utara juga mempunyai keinginan untuk langsing, bisa tenggelam kita kawan ! 

Di Bumi ada daerah kepulauan yang sering dipanggil Indonesia penduduknya mencapai 249,9 Juta tidak pakai rupiah ( Jangan uang dan uang saja yang difikirkan ). Jumlah ini baru pada tahun 2013 yang pastinya tidak akan statis, ada kelahiran dan kematian setiap harinya, kebanyakannya adalah kelahiran, seiring dengan banyaknya warung remang-remang. 
Mobilitas di Indonesia sangat tinggi segi apa saja, ekonomi, spiritual, geografis dan masih banyak alasan manusia melakukan mobilitas lainnya.

Beberapa daerah di Indonesia nampaknya sudah mulai mengepak barang, tidak sabar ingin hengkang dari Indonesia ! ada yang baru berkemas ada pula yang sudah berkemas sejak lama, Papua salah satunya, Papua tentu tidak memiliki kaki untuk berlari menjauhi Indonesia. kaki Papua adalah idealisme rakyatnya yang gerah dihimpit ketimpangan sosial dan dipanas-panasi dengan perlakuan seperti anak tiri.

Tapi apakah benar seluruh masyarakat Papua ingin merdeka ? sudah sampaikah pada tahap mengikat tali sepatu ? atau hanya idealisme beberapa kepentingan yang berhembus kemudian dikobarkan oleh media ? 

 Aceh, Riau dan Papua katanya ingin merdeka, didasari ketidakpuasan atas Indonesia. kenapa salah Indonesia? lagi-lagi Indonesia jadi kambing hitam, Indonesia tidak salah, sekali lagi apa salah kumpulan tanah yang bisu ini ? 

Apakah perspektifku terlalu sempit ? 

Mungkin ya, aku hanya sedih melihat bagian dari Indonesiaku nanti bukan lagi Indonesiaku, aku takut kehilangan mereka seperti ketakutan kehilangan keluargaku, aku geram dengan oknum manusia arogan yang berdiri diatas keegoisan.

 Lihat !! ini semua karena keserakahan kepentingan kalian !!

kemudian orang Batak tadi datang lagi " Ah lebay kali kau kurasa  "

Aku tidak berlebihan, ini karena aku merasakan ikatan emosional, aku familiar dengan mereka bagian dari Indonesia, sedih jika mereka tak lagi bagian dari negara ini. 

Maukah kamu menundukkan kepalamu sejenak ?

Renungkan, Sudahkah kamu merasakan ikatan emosional itu ?




Jumat, 11 November 2016

Orang Gila yang Berguna

internet


Apa respon kamu kalau melihat orang gila ? 
Lari ?
Mengolok-olok ?
atauu.. minta foto bareng ?

Hampir dapat dipastikan setiap kita yang melihat orang gila akan membatin " iihh" dan itu kita lakukan karena dia berbeda dengan kita, perbedaan secara tampilan fisik dan akal.

Dan ya akal, orang gila tidak memiliki akal sehat maka dari sanalah kemudian muncul penamaan orang gila  karena akalnya yang tidak sehat, tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah, maka pantas saja jika mereka yang dikatakan gila tidur di trotoar, menarik daster ibu-ibu dan menggunakan pakaian yang tidak layak. bahkan mereka tidak mengenal kata "layak", seandainya saja kamu menegur orang gila " hei pakaian kamu tidak sopan, dasar tidak waras !!! " maka bisa dipastikan orang-orang disekitar akan berkata  "dasar orang gila" kalimat ini tidak diperuntukkan untuk orang gila itu tapi untuk dirimu sendiri. 

KENAPA ? 
karena masyarakat sekitar telah memberikan pemakluman atas penampilan mereka mengenakan baju atau tidak, sudah hak veto mereka.

Tuhan itu memang adil, orang gila yang disisihkan dari masyarakat memiliki banyak kelebihan seperti tidak sakit, dan berguna.
tidak percaya ? disekitaran kawasan Air Molek, Riau ada orang gila yang memiliki keistimewaan membuat sumur dengan cara menggali menggunakan serpihan seng bekas rumah warga. Tidak masuk akal, tapi memang itu adanya. penduduk sekitar mengatakan kalau dia akan kembali setiap hari sampai sumur itu selesai. hey man two tumbs up.

Beda cerita dengan yang ada di kota Pekanbaru, pernah sekali aku melihat orang gila menguras air dengan tempo yang terbilang sangat cepat, seakan ia dibayar mahal untuk itu, aku kemudian membatin "dasar aneh, dasar gila" kemudian aku mentertawakan diriku sendiri, atas kebodohan yang baru saja dilakukan.

Ada satu kejadian yang membuatku hingga kini tidak mengatakan " iiih" ketika bertemu dengan orang gila bahkan aku cenderung "respect" terhadap mereka, di Pekanbaru orang gila berkeliaran hampir sebanyak pengamen dan anak jalanan, aku pernah bertemu dengan mereka (orang gila) sesaat keluar dari minimarket dekat kos-kosan. saat itu iseng saja memberikan roti kepada orang gila itu. Dia tidak mengucapkan terimakasih, tapi matanya menyampaikan sesuatu yang tidak bisa ia ungkapkan, entah mengapa.
Beberapa hari kemudian kembali dipertemukan oleh orang gila yang sama, tidak ada roti, kemudian aku mengisyaratkan agar menunggu saja, kemudian saat aku kembali, aku memberikan bungkusan roti kepada si orang gila. Tau apa yang terjadi ? dia menolak !! sambil mengisaratkan perutnya sudah kenyang dan dia masih memiliki makanan dalam kantung plastik hitam yang dia pegang.

Aku cuma bisa melongo, mungkin si orang gila tadi ilfil melihat ekspresiku kemudian dia beranjak pergi.

Darimana manusia yang katanya tidak memiliki akal sehat ini belajar untuk tidak serakah ? selama aku beberapa kali berinteraksi dengannya sekalipun ia tidak pernah bebicara dia tidak beretorika dengan suara dan aku sudah sangat cukup untuk merasa kagum dengannya. Luar biasa.

Kita bisa belajar dari para orang gila, untuk bertanggung jawab atas apa yang sudah dimulai, untuk tidak serakah atau kepada pemerintah kita yang terhormat, dari orang gila yang memiliki etos kerja, bekerja gila-gilaan melayani rakyat. bukan menjadi gila saat tidak dipilih dan dengan kasus yang berbeda, gila-gilaan menghabiskan uang rakyat. 

Orang gila saja memiki sifat yang baik meski dikatakan tidak memiliki akal sehat, kita yang sehat saja masih mencari-cari alasan ketika disuruh berbuat baik. atau sebaiknya kita gila saja agar menjadi baik ?

Rabu, 02 November 2016

Kejujuran "Katanya"

foto : dok pribadi


 Jujur atau kejujuran mengacu pada aspek karakter, moral dan berkonotasi atribut positif dan berbudi luhur seperti integritas, kejujuran, dan keterusterangan, termasuk pada perilaku beriringan dengan tidak adanya kebohohan, penipuan, perselingkuhan, dll selain itu kejujuran berarti dapat dipercaya, setia, adil, dan tulus.


Paragraf diatas merupakan definisi jujur bersumber dari Wikipedia. Lalu apa kata yang lain tentang kejujuran ?

“ jujur itu nggak bohong “
“ jujur itu sifat yang harus dimiliki manusia “
Yaa.. apapun pendapat mereka aku tampung saja, jangan menyalahkan pendapat kalau kata guru SMA dulu.

Namun pada pengalaman ketika Zaman kanak-kanak dulu aku hampir menangis menjelaskan suatu kebenaran, karena aku tidak ingin berbohong dan mereka mengolok-olokku.
Aku diajarkan dirumah oleh orang tua untuk melakukan hal-hal berikut ini

1.    Berani
2.    Jujur
3.    Jangan mencuri
4.    Percaya diri

    aku hampir kalah oleh keadaan.


Nilai-nilai kejujuran serta norma yang katanya mengatur setiap nafas manusia malah kalah tenar dengan “ngehitsnya kebobrokan moral “ kalau aku mendengar selentingan seperti ini bunyinya “ ndak apa-apa ndak jujur yang penting eksis “ demi pengakuan dan keeksisan itulah yang melapisi tebal-tebal kejujuran seperti bedak pemain ludruk. Pengakuan dari mereka ( manusia ) lebih utama dari dia (Tuhan YME) toh Tuhan juga tidak  kelihatan, kira-kira seperti itu.
Mahasiswa mencontek, siswa melatih otot leher seperti Jerapah, pejabat korupsi.
Nilai nilai tadi dikesampingkan dengan membesar-besarkan perasaan “ bodo amat” dengan goal point  mendapatkan nama, pamor, pujian dari masyarakat

Contoh klasik saja,
Ketika seorang anak membawa hasil ulangannya dengan nilai 30 orangtuanya lantas berang teriak kesetanan bak beruang kehilangan hutan, “ anak bodoh ! “ atau jika si  anak beruntung terlahir dari orang tua yang temperamennya baik, si bapak akan mengatakan “ kamu ngapain saja di sekolah, minggu depan uang jajan dipotong yaa ?” belum lagi si anak menjelaskan bahwa hasil tersebut diperoleh secara jujur namun atmosfer sudah menghujaninya duluan dengan kalimat yang menyudutkan. Yasudah lebih baik nyontek saja to ?
Juga para pejabat yang merahasiakan APBD dengan dalih “ tidak semuanya bisa kami transparansikan’ mereka mungkin hanya takut jikalau nanti rakyat menuntut. Atau agar mereka dapat menggocek dana APBD ke gawang pribadi mereka ? istighfar dulu karena sudah bersuudzon.

Tapi satu pertanyaan muncul, “ apakah nanti ketika mereka sudah jujur itu akan dipercaya ?”

Atau nanti malah dinilai AH ITUKAN KATANYA PEMERINTAH SAJA. Inikah yang ada di benak bapak/ibu politikus yang menjadi pelumas untuk melanjutkan kembali tradisi tidak jujur ?

Itu kan KATANYA si Putri saja.

Indonesia krisis moral ( kejujuran )
1.    Salah Siapa ?

Jawab : salah mereka juga yang menghakimi tanpa bertanya alasannya.
2.   Kapan Indonesia bisa terbuka dan berterus terang ?

Jawab : nanti jika kitanya juga sudah siap menerima segala kebobrokan dan berbesar hati memaafkan.

Sebentar, ini harus diluruskan, bukan Indonesianya yang salah, tapi individunya. Bukan hanya manusia yang tinggal di Indonesia saja yang berbohong, Jepang, eh  orang Jepang dulu juga berbohong demi mendapatkan simpati rakyat Indonesia. Lalu kenapa Indonesia yang disalahkan ?
Bukan Indonesianya ? Negara kepulauan ini tidak salah apa-apa, Indonesia hanya penamaan dari gugusan pulau yang sudah merdeka. Individu yang hidup di atas Indonesia saja yang kurang tertata.

Dan masalah kejujuran ? mari jujur meski nanti hanya dianggap “katanya”



Rabu, 26 Oktober 2016

Tujuan Hidup ? Tentu saja Mereka !


                                                                     foto : dok pribadi



Mereka itu siapa ? Mereka adalah kesayanganku, nafasku, cintaku milikku nyawaku, hidupku.
agak kedengaran terlalu berlebihan ya ? mau bagaimana lagi memang seperti itu nyatanya, keluarga adalah prioritas diatas prioritas.

"Darah lebih kental daripada air" istilah yang mengatakan ikatan keluarga jauh diatas segala ikatan-ikatan lainnya, bagi sebagian orang mungkin tidak tapi aku penganut istilah itu garis keras. Kamu boleh menghinaku, meludah di hadapanku tapi barang secuilpun jangan sakiti keluargaku. Karena menurutku bertindak irasional bisa saja dilakukan ketika ada yang mencari masalah dengan mereka.

Untuk sampai ke fase aku sangat OVERPROTECT  sekarang ini bukan tersadar begitu saja, aku sudah menapaki tahun-tahun suram tepatnya saat aku sering membuat air mata mereka mengalir melepaskan emosi kepedihan melihat tingkah laku diriku yang luar biasa di ambang batas. Mama menangis, adik-adikku lebih sering lagi. ketika itu aku begitu egois. kekanak-kanakan dan pembangkang,

dok pribadi

Masalah yang tercipta ternyata membawa anugerah, setidaknya buatku pribadi, aku menjadi besar oleh masalah yang akuu ciptakan sendiri, berfikir matang dari situasi yang menyudutkan. semuanya aku pelajari di hari-hari penuh tangis. tidak hanya aku yang  menangis mereka manusia yang memiliki ikatan darah denganku juga menangis.

Sampai aku dicolek teguran halus dari sebuah kejadian, tidak hanya satu tapi tiga sepuluh atau belasan ? seperti hukum kausalitas semuanya saling berhubungan.
Cukup hanya aku yang membuat mereka menangis fikirku saat itu. tidak ada satu manusia lain yang boleh membuat keluargaku menitikkan air mata. Aku menangis tergugu nafasku sampai sesak mataku membengkak sesudahnya temanku bilang ini efek putus cinta, Bukan ! ini malah babak baru aku mencintai lebih dalam lagi

Sampai detik ini aku sudah sampai di fase mereka adalah mimpi-mimpiku. bingung ? entahlah akupun sama.
hanya saja satu yang ingin aku sampaikan pada kalian yang membaca tulisan ini, " kalian bisa saja bingung dengan tujuan hidup kalian, temaram akan pandangan ke depan, tapi keluarga adalah poros utama dari setiap mimpi kalian dilabuhkan "

Tuhan sukseskan aku !
Sukses psikis serta materiku.
Agar mudah jalan menjadi si sulung yang bisa diandalkan.

Semangatlah ! demi tempat yang selalu menerima kalian saat manusia lain justru ingin mengenyahkan.


tulisan ini merengkuh hangat mereka.

    : Ayahanda Yulikar Dedi
    : Ibunda Elly
    : Adinda
      - Ilhas Ananda
      - Niken Febiola
      - Melisa Delvianti






Minggu, 23 Oktober 2016

Baca sajalah jangan perdulikan judulnya

foto : internet

Aku bangun pagi ini dengan perasaan asing, mungkin karena mimpi tadi malam.

Mimpi tentang kamu yang selalu cemburu dengan salah satu objek postingan di blog-ku ini. 
perasaaan asing ini semakin menjalar, seperti slide tak kasat mata terus bergantian tentang kamu, bayangan kamu senyum, tawa, marah semua hal yang aku ciptakan dalam imajinasiku bahkan rajukmu yang tak pernah gagal membuatku berlatih bersabar,


Kamu dan senyummu, kamu dan rajuk yang menyebalkan. kita membayangkan bagaimana bila kita tinggal dalam satu rumah, menyapamu setiap pagi di ranjang yang sama, dan kamu selalu memaksa anak kita harus lebih banyak meyerupai kamu ketimbang aku, 
Aku tidak cantik katamu 
saat itu aku hanya tertawa, aku tau kamu hanya bercanda, atau mungkin aku memang menyerupai itik buruk rupa ? bagiku itik buruk rupa tidak masalah, kamu manusia asing terbaik yang menerima kekuranganku. apa saja.

Kekuranganku membuat kamu lelah. atau muak ? entahlah aku  kurang tahu pastinya, aku juga sadar kekuranganku ini, aku risih sekaligus menikmatinya. bagaimana tidak, ini juga bagian dari kepribadianku, YANG MENYEBALKAN.
Kita bertengkar lalu muncul rasa hambar, kamu duluan yang memulainya. kemudian aku latah mengikutimu merasakan perasaan hambar pada hubungan kita. bukan pada RASAnya. semakin hari aku semakin muak, dan aku yang mengatakan aku tidak bisa lagi melanjutkan perjuangan sia-sia bahkan aku sendiri tidak tau akan dibayar mahal oleh waktu atau tidak. 

Kita berada di perahu yang berbeda sekarang

Aku tidak lagi dinahkodai olehmu lagi sekarang, kita berpisah terapung-apung dilautan yang sepi. Aku sudah putuskan destinasiku sekarang, menuju sekolah di pulau berbukit.
Kamu ? 
Mencari penumpang lainnya kah ?

Di kapal yanng berbeda pula kita tak saling menatap, apalagi untuk sapaan hangat, kita dua makhluk asing yang terasing. 

Pada realitanya kita terpisah karena ego yang lebih menguasai serta sifat anak-anak yang membuat muak. Aku dan kamu sama-sama tau kita bisa saja bersikap dewasa, memaafkan setiap situasi yang tak diinginkan. sekali lagi ego lebih memiliki kedudukan yang tinggi.


Matahari sudah lebih tinggi dari saat aku terbangun dan menemukan perasaan asing dalam pikiranku. semakin tinggi semakin nyata aku rasakan bahwa aku Rindu.


nanti aku lanjutkan lagi tulisan ini ketika rindu itu datang lagi...

Rabu, 12 Oktober 2016

Kalo aku punya duit banyak

Another homework of Information Communication Technology

well ini kenapa judulnya ngalor-ngidul ? supaya nggak samaan aja sama anak kelas yang lain. antimainstream gitu.
sebenernya aku nggak begitu nekoh-nekoh kalo masalah PC, yang paling penting sih kalo cewe kebanyakan laptop harus awet batrenya,  nggak lelet kalo harus ngebuka banyak aplikasi, dan aku tentunya sama aja kaya cewe kebanyakan.
sama-sama sensitive kalo PMS,

hellow that's out of topic!!

seandainya nih yaa aku punya jin yang ngasih duit banyak dan aku hanya boleh mempergunakan uang itu buat ngerakit PC impian aku, ini dia yang aku inginkan

1. Monitor 




Tipe monitor 5K  ini memiliki resolusi 5.120 x 2.880 piksel lebih tinggi dari pada tipe 4K sehingga memiliki ketajaman gambar yang luar biasa. Dengan resolusi 5K ini dapat menampilkan gambar dengan kualitas tujuh kali lipat lebih tajam dibandingkan Full High Definition (HD).
Dilansir The Verge, Selasa (6/1/2015), monitor HP Z27q itu dibekali panel IPS berukuran 27 inci dengan aspect ratio 16:9. Tipe 4K dilengkapi konektivitas seperti empat port USB 3.0. Seperti tipe 4K, 5K juga memiliki konektivitas yang sama.
HPZ27q diperkenalkan pada pameran teknologi Consumer Electronic Show (CES) 2015 di Las Vegas, Amerika Serikat, Selasa (6/1/2015). HP Z27q akan dirilis pada bulan Maret 2015 mendatang.  
Monitor 5K merupakan produk pertama HP dengan resolusi yang lebih baik dibandingkan produk lainnya. HP Z27q model 4K dan 5K dibanderol dengan harga Rp 16,4 juta. Harga tersebut lebih murah daripada monitor yang serupa.
Selain HP, Dell juga telah lebih dulu meluncurkan monitor 5K. Monitor besutan Dell ini juga berukuran 27 inci. Namun harga banderolnya jauh lebih mahal ketimbang HPZ27q. Dell membanderol monitor 5K buatannya dengan harga Rp. 31,5 juta.
Resolusi 5K ini pertama kali diterapkan Apple pada Mac besutannya, iMac with Retina Display. Bedanya, iMac with Retina Display merupakan komputer all-in-one lengkap dengan CPU rakitan Apple. Sedangkan, HP menerapkannya pada monitor tunggal yang dapat digunakan dengan komputer desktop apapun.
HP Z27q ini memungkinkan pengguna untuk melakukan semua pekerjaan. Selain itu, pengguna dapat menggunakan kedua model monitor terbaru besutan HP ini untuk bermain game dengan gambar yang luar biasa

( ngopas eyang google )


2. Keyboard


keren juga kalo punya keyboard yang meliuk-liuk kaya ular gitu, jadi bisa di bawa kemana-mana dengan mudah, mungkin kalo aku punya yang warna hitam akan kelihatan lebih elegan, tapi biru ocean seperti yang diatas, not bad lahhh.


3. Mouse


Kenapa aku suka mouse ini ? selain tanpa kabel yang bikin ribet dan kesel sendiri mouse ini juga mempunyai desain yang elegan. yaa namanya juga wanita kan, ? pengen sesuatu hal yang terlihat unik dan menarik.

4. CPU



Apakah kamu percaya, bahwa ada CPU yang bisa menampung 16 Cores Processor dan 768 GB RAM? Yoi CPU yang bernamaCoreMC Gen3 ini adalah CPU paling powerful. CPU ini memang tidak didesain untuk gamers, tapi untuk sebuah perusahaan yang membutuhkan untuk mengedit audio dan video.
(masih ngopas google ) cuma aku tertarik dengan spek dan kemampuannya, kali aja gitu kan aku setajir Aw karin trus bisa beliin someone CPU ini hahaha. but wait who is him ? 



kayanya itu aja siih kebanyakan aku ngeliat dari desain prodak jarang dari kegunaannya, sekali lagi, yaa maklum lah cewek hehehe.
thanks for reading semoga tulisan ini bervirus untuk kita saling mengenal :)